Tiket Single

Tepat di hari Ibu, 22 Desember yang lalu kami menonton salah satu film terlaris di tahun 2015. Tante -Namboru;Batak- dan anaknya, abang dan pacarnya, dan gue yang sedang menunggu kepastian pacar gue bisa ikutan nonton atau ngga.

Jam mata kuliah yang bisa di acak – acak oleh dosen membuatnya ragu bisa datang tepat waktu ke acara nonton kami ini. Maka kami putuskan membeli tiket untuk 5 orang. Sesudah kami membeli tiket, kami naik sebentar ke lantai atas untuk menikmati makan malam. Ditengah waktu kami sedang makan, pacar gue mengabarkan kalo dia bisa datang untuk nonton. Karena sudah diizinkan pulang oleh dosennya.

Waktu menunjukkan 20 menit lagi teater akan segera dimulai. Whatsapp dari gue gak dibaca sama sekali. Dia ada dimana dan apakah sudah berjalan menuju bioskop. Dan tepat pada pukul 20.15 dia mengabarkan, kalau dia sudah berada di depan Mall Kelapa Gading. Dan sedang bergegas naik kelantai atas menuju bioskop 21.

“Yaudah lu semua masuk aja duluan. Ntar gue yang beli tiket buat dia” Kata gue kepada abang gue.

“Gapapa nih?”

“Iya gpp” Kata gue mengangguk.

Gue kembali menuju loket pembelian tiket notnon film Single dan melihat kursi yang masih kosong. Ternyata hampir full, hanya beberapa kursi lagi yang tersedia. Tiket yang sudah kami beli adalah nomor kursi F7 – F11 dan gue bertanya apa tiket nomor kursi F12 masih kosong dan ternyata sudah ada yang membeli, yang ada hanya kursi nomor F14 dan yang lainnya.

Pikir gue daripada pacar gue duduk jauh banget, akhirnya gue beli tiket dengan nomor F14 dengan resiko agak terpisah dengan 2 orang. Atau gue yang menjauh dan pacar gue aman bersama keluarga gue.

Jam sudah menunjukkan pukul 20.30 dan pacar gue sudah sampai di bioskop 21 MKG dan kami segera masuk. Gelak tawa sudah menghiasa studio yang gelap ini. Kami bingung mencari dimana kursi kami berada, karena setau kami, kami pasti terpisah tempat duduknya.

Ketika pacar memberikan kode sambil menunjukkan tempat duduk kami. Gue agak bingung dengan kursi kosong di nomor kursi F13 dan F14. Pikiran gue sudah pasti F14 kosong, karena kami yang memiliki tiketnya, tapi kemana orang yang sudah membeli tiket nomor kursi F13?

Tanpa berpikir panjang dan takut menggangu penglihatan penonton lain, kami segera duduk dan sambil berbisik kebingungan.

“Kok bisa gini sih sayang? F13 nya kosong” Bisik pacar gue.

“Aku juga gak tau sayang. Yaudahlah kita nonton aja. Hehe” Jawab gue

Sesekali aku melirik ke kanan, benar aja 5 orang di pojok kanan adalah mereka yang aku kenal, duduk sesuai dengan tiket mereka masing – masing dan 2 orang tepat sebelah kanan gue ada 2 orang laki – laki sedang menikmati film Single. Padahal film ini lucu, tapi aneh, gak ada suara tawa yang gue dengar dari mereka berdua. Apa mereka sedang cepirit? Atau lagi saling meresapi filmnya? Entahlah. Semoga mereka bukan homo. Kasian orangtuanya.

Ternyata kedua cowo tersebut telah salah menduduki kursi mereka. Seharusnya mereka duduk di kursi nomor F12 dan F13, tapi justru mereka duduk di kursi F11 dan F12.

Telat 15 menit dari pertunjukan awal tidak menurunkan niat gue atas film ini. Secara trailer film ini sudah ditonton oleh 1juta orang lebih. Itu hanya trailer dan gue sudah membayangkan film ini sudah pasti menjadi salah satu film terlaris di tahun 2015. Dan betul saja terlihat dari padatnya dan begitu ramainya orang rela mengantri panjang hanya untuk menonton film Raja Galau Indonesia ini. Padahal lebih enak ngantri sembako.

Film bengenre drama komedi ini di perankan oleh Sang penulis cerita, skenario dan sutradara film ini sendiri yaitu Raditya Dika (Ebi). Jujur, ini antara maruk atau memang multi talent?. Dibantu beberapa para comica atau standup comedian Indonesia, diantaranya yaitu Reza Pardede atau Coki, Awwe, serta Pandji Pragiwaksono (Wawan) dan Babe Cabita (Viktor) sebagai teman kost Ebi. Dengan adanya mereka Film ini menjadi sangat menarik dan cerdas dalam memasukan unsur komedi dalam dramanya.

Ebi adalah seorang cowo yang selalu kurang berhasil dalam hubungan percintaannya. Ebi tidak pernah berhasil dalam menyatakan cintanya kepada setiap wanita. Di adegan pertama Ebi kecewa dengan pertemuan dengan teman SMA-nya yang ternyata hanya ingin mengundang kepernikahannya.

Semakin Ebi galau dengan kebutuhannya akan cinta. Wawan dan Viktor menjadi sahabat yang ajaib bagi Ebi. Akhirnya mereka bertiga pergi kesebuah diskotik untuk mencari wanita yang cocok untuk Ebi.

Ternyata Ebi gagal lagi, Ebi masih tidak mengerti harus bagaimana berkata – kata dengan wanita. Ini seperti nasib baginya bahwa dia akan single dalam waktu yang lama. Begitu penuturan Wawan.

Akhirnya, Ebi bertemu dengan bidadari impiannya yaitu Angel (Annisa Rawles). Dalam kebingungannya mendapatkan Angel, Ebi mendapatkan kabar bahwa adiknya akan menikah. Dalam kesempatan itu Ebi, Angel, Wawan, Viktor bisa bernagkat gratis ke Bali dalam rangkain pertemuan keluarga dua belah pihak.

Dalam kesempatan itu Ebi menemukan banyak kesulitan, yang akhirnya persahabatan mereka retak. Ebi yang berkata jujur tidak diterima oleh temannya, Wawan dan Viktor. Kesempatan Ebi pun diganggu oleh seorang cowo bernama Joe (Chandra Liow) yang katanya adalah abang – abangannya Angel dari kecil dan secara diam – diam juga mencintai Angel. Dan mereka terlibat persaingan sengit dalam memperebutkan hati Angel.

Sampai pada akhirnya, Ebi tetap sendiri namun ia ingin memberikan senyum kepada orang sekelilingnya yang ia cintai. Begitu juga dengan para sahabatnya.

Film ini mengambil sebagian set yang sama persis dengan Film Relationshit, yaitu tempat mereka nge-kost. Adegan konyol dalam adegan ini cukup untuk diterima walau ada yang tidak masuk akal. Dari beberapa film Raditya Dika yang sudah gue tonton, benar ini adlaah film karya terbaiknya.

Untuk sebuah film, puncline tawanya sudah cukup rapat. Drama demi drama cukup untuk membuat penontonnya baper, set lokasinya juga cukup menarik, suasana romantis yang dibangun membuat gue sendiri jadi ingin pergi kesana. Ditambah alunan Lagu dari Band Geisha yang sangat bagus menambah kegalauan untuk hampir semua penonton.

Filmnya KEREN!

 

Comment? Disini aja

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s