longlast

Banyak orang ingin move-on dari mantan karena biasanya kenangan dari mantan selalu melekat di pikiran, sehingga membuat calon pasangan kita nanti risih dengan kebiasaan kita yang selalu mengingat tentang masa lalu. Mungkin untuk rasa kesedihan ditinggalkan atau meninggalkan orang yang kita sayang adalah benar dan sudah seharusnya kita move-on dari semuanya itu. Tapi salah jika kalian semua ingin melupakan mantan. Salah jika kita masih menginginkan dia kembali padahal sudah ada orang yang baru dihidup kita. Tapi seharusnya kita banyak belajar dari mantan, pengalaman bersama dia adalah salah satu pelajaran baru untuk membina hubungan baru.

Karena gue seorang cowo, mari kita lihat dari sisi pandang cowo. Saat gue masih sekolah sampai menengah atas, jujur mungkin gue punya mantan lebih dari sepuluh. Setelah umur gue memasuki angka depan dua, saat itulah banyak hal yang harus gue rubah dari gaya berpacaran gue. Karena gue tau, ketika berpacaran dimasa sekolah adalah gengsi status bukan lebih kemasa depan.

Sebelum gue memberikan tips agar kita semua bisa pacaran langgeng, mari kita bahas sedikit tentang arti pacaran. Pacaran adalah suatu hubungan untuk saling mengenal lebih jauh tentang kepribadian dua orang -normalnya pria dan wanita-.

Sebenarnya pacaran ini tidak bisa dimasukan kedalam suatu klasifikasi status. Karena di identitas kita tidak ada tulisan berpacaran, di Facebook ada. Makanya banyak kan yang pacaran cuma di Facebook. Hehehe

Banyak masyarakat dunia ini juga yang tidak berpacaran dan tiba – tiba menikah. Bersahabat lama dan sudah mengenal satu sama lain. Padahal disitulah mereka sudah berpacaran walau tanpa ada ikatan.

Oke. Daripada bertanya – tanya mana tipsnya, ini saya gue berikan tips untuk kamu, kamu, kamu yang bertanya bagaimana cara hubungan pacarannya langgeng. Check this out…….!!!

  • Berwawasan Luas dan Dewasa Dalam Berpikir

    Dalam hidup sendiri saja kita haruus berwawasan luas. Mau belajar tentang banyak hal. Dalam berpacaran juga wajib memiliki banyak wawasan. Kenapa? Karena banyak pasangan bertengkar hanya salah paham dan akhirnya putus. Jika wawasan kita sudah penuh, maka dalam menanggapi suatu masalah kita mudah menyelesaiakannya.

    Wawasan yang luas juga dapat membuat sebuah hubungan menjadi cair. Tidak jenuh dengan pembicaraan yang monoton, jadi walau pun hanya dalam lingkup berpacaran kita bisa juga dapat ilmu. Jadi jangan asal menolak jika pacar kita membicarakan tentang sepakbola, smack down atau sebaliknya ketika dia membicarakan lipstik, pensil alis, bedak, dan lain – lain. Karena ketika kita sudah berwawasan luas, maka kita juga semakin mengenal pribadi dia. Kita jadi mengetahui apa saja yang dia suka dan tidak. Bukan hanya sekedar minuman, makanan dan artis favorit, tapi bedak sampai pensil alis yang dia punya nanti kita tau. Dan itu lah salah satu yang dapat membuat pegangan kita ketika ada niatan membuat sureprise ke dia. Banyak hal kita tau tentang dia dan ilmu pun bertambah. Gak cuma buku sebagai ilmu, pacar juga bisa menjadi saluran ilmu. Pacaran di Istana Negara juga kece kayanya. Hahaha….

  • Kata Cinta

    Berikan perhatian kita, kata – kata manis yang jujur setiap hari. Bukan lebay, tapi kata cinta dapat menghangatkan hubungan kita semakin hari. Katakan “I love you” kepada pasangan kita setiap hari atau setiap pagi untuk mengawali komunikasi dan malam untuk mengakhiri komunikasi kita dihari itu.

    Good Morning Dear. Spirit for Today. I Love You🙂
    Good Night Sweety. Have a Nice Dream. I Love You🙂

  • Terbuka

    Setiap manusia punya rahasia dalam pribadinya, tapi tidak untuk dalam hal berpasangan. Ketika diri kita sudah mempunyai banyak rahasia, maka dari situ akan banyak konflik yang terjadi. Kebohongan, tidak percaya, dan kurang komunikasi adalah akibat dari ini semua. Kurangnya keterbukaan antar pasangan. Ngerti kan?

  • Saling Percaya

    Sikap ini adalah terjemahan dari point nomor dua. Jika pasangan kita sudah berkata jujur, maka berusahalah untuk percaya dengan apa yang dia katakan. Persoalan dia bohong, biar Tuhan yang bekerja atas kebohongannya. Jangan nanti ketika kamu bertanya dan dia menjawab kamu seperti tidak percaya.

    “Kamu lagi apa?”
    “Lagi makan”
    “Makan dimana?”
    “Diatas meja”
    “Ah yang beneeerrr….?”

  • Jujur

    Tips disini pasti mainstream dibacanya, tapi asal kalian semua ngejalaninnya dengan baik dan benar maka pasti akan langgeng. Banyak orang berkata tidak selamanya jujur itu baik, ya mungkin ada benarnya. Tapi jujur adalah tindakan yang benar. Saat kita telah mempunyai pasangan, maka berusahalah untuk jujur dalam hal apapun. Sekalipun itu menyakitkan. Maka kita akan belajar untuk menerima kepahitan dalam berpacaran untuk masa depan yang cerah bersama dia.

    “Bapak gak setuju aku pacaran sama kamu. Katanya kamu jelek”.

    Mungkin jelek adalah mutlak, tapi dari sini kita belajar bahwa ketika kita hendak bertemu dengan orangtua pasangan, maka kita bisa berbenah diri dalam hal penampilan. Ketika wajah sudah tidak tertolong, maka penampilan yang rapi dan wangi adalah penolong hidup dalam bertemu calon mertua. Punya pacar jelek jangan ditutupi, jangan dibangga – banggain juga. Sok bilang dia ganteng dimuka umum padahal sudah foto pakai B612 aja udah gak ketolong. Biar dia berbenah. Pahit awalnya tapi untuk masa depan cerah. Begitu juga dengan komunikasi jawablah sejujurnya dimana pun kita berada kalau pasangan kita sedang bertanya. Pertanyaan dia adalah bagian dari perhatian dia kepada kita kaum adam. Jangan bikin dia khawatir.

  • Tanya Tuhan

    Mungkin kedengaran rohani banget, ya memang kita hidup harus rohani. Karena tubuh kita tidak bisa hidup tanpa roh. Karena berpacaran seharusnya adalah suatu tahap serius untuk saling mengenal untuk menuju pernikahan, maka curhat kepada Tuhan adalah kunci untuk mendapatkan calon pasangan yang terbaik. Ya, itupun kalau kalian berpacaran tujuannya menikah. Dan kalau kalian juga percaya sama Tuhan.

  • Tujuan dan Komitmen

    Nah, mungkin ini yang terakhir. Sebelum kita memutuskan untuk berpacaran. Miliki tujuan kita dalam berpacaran dengan dia. Misalnya, menikah. Seharusnya sih gak ada pilihan lain. Ketika dalam berpacaran dan mempunyai tujuan untuk menikah, maka kita sudah tau apa yang harus kita lakukan. Misalnya, tidak lagi menghambur – hamburkan uang dalam berpacaran, lebih hemat agar memiliki tabungan ketika sudah menikah. Miliki juga komitmen yang matang dalam berpacaran, ketika tujuan sudah terbentuk kini saatnya membangun komitmen untuk berjalan bersama. Apa yang ingin kalian komitmen-kan. Pikir masing – masing dengan pasangan kalian.

    Oiya, kalau sudah niatan menuju pelaminan dalam gaya berpacarannya. jangan lupa coba dekat dengan keluarganya, agar kalian mudah diterima dan masuk dalam lingkungan mereka. Ini berlaku untuk kedua belah pihak, jangan cuma cowo doang. Karena agar terjadi silahturahmi yang luar biasa antar besan nantinya. Nggak timpang.

  • Doakan

    Maaf yang diatas gak jadi yang terakhir. ada yang lupa. Haha…

    Untuk hubungan yang sudah matang, jangan lupa untuk saling mendoakan. Doakan diri kita, dia, keluarga kita, keluarga dia dan serta hubungannya. Agar Tuhan menyertai hubungan kita dengan dia, agar kita berjalan dengan rencana Tuhan. Dia yang aku cinta adalah pemberian Tuhan yang terbaik.

Nah, apasih hubungannya tulisan diawal tentang mantan? Gue mau ngasih tau ke kalian bahwa menceritakan tentang mantan kalian ke pasangan adalah salah satu keterbukaan. Agar tidak ada salah paham ketika suatu saat nanti bertemu dijalan atau masih ada foto bersama dia bertebaran di dunia sosial. Kan biasa tuh kalo ada iblis yang suka merusak kebahagiaan manusia. Jadi nanti tidak ada salah paham. Dan mantan juga mengajarkan kita dalam mendewasakn diri. Ketika kita tau dulu mantan kita tidak suka dengan sesuatu dan kebetulan psangan kita sekarang sama tidak suka juga. Kita sudah punya cara untuk mengatasinya dan memberikan yang dia suka.

Itu tips dari gue, semoga kalian yang sudah punya pasangan bisa langgeng. Kamu yang masih jomblo, cari atuuuhh udah mau akhir tahun ini. Inget umur😀

Mama udah gak minta pulsa. Sekarang mama minta cucu.

Comment? Disini aja

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s