Fakyuuhh buat orang yang suka melanggar lampu lalu lintas

Posted: 16 November 2015 in Uncategorized
Tag:, , , ,

aa lampu lalu lintas
Pertanyaan bodoh dari seorang teman ketika kami jalan bersama dan sedang menaiki kendaraan bermotor siang hari. Gue yang lebih dulu sampai disebuah perempatan dan sedang berhenti karena lampu berwarna merah, disapa oleh seorang teman yang tadi tertinggal dibelakang dalam sebuah perjalanan.

“Ndi, ngapain lu disitu?” Sambil berlalu melewati perempatan yang sedang dalam kondisi lampu lalu lintas berwarna merah.

Tanpa gue harus menjawab pertanyaan bodoh semacam itu, gue bergumam dalam diri sendiri. Layakkah pertanyaan semacam itu dilontarkan ketika lampu merah menyala diperempatan dan gue sedang berhenti.

Apa dalam pikirannya gue lagi ngemis di perempatan tersebut?

Kekesalan gue semakin menjadi ketika sore dihari yang sama. Belajar untuk taat pada diri sendiri dan peraturan yang berlaku di Republik Indonesia. kembali gue berhenti diperempatan yang sama, hanya kali ini gue ada di persimpangan yang lain.

Ketika itu gue bersama pacar telah selesai dari sebuah acara launching buku dan segera pulang karena malamnya ada ibadah untuk remaja pemuda. Tanpa terburu – buru dengan manajemen waktu yang baik, kami mencoba untuk tertib dalam berlalu lintas. Memang dengan niat agar tidak terlalu kena dampak lampu lalu lintas yang lama, kami mencoba memotong jalan. Namun ketika kami memotong jalan, sial saja ternyata disana akan diadakan pasar malam yang kemudian membuat kami berjalan lewat jalan yang sama.

Di perempatan yang sama ketika teman gue bertanya sebuah pertanyaan bodoh. Kembali gue berhenti ketika lampu merah menyala. Dan terjadilah sebuah kejadian yang sering sekali membuat gue kesal. Kaca spion motor gue kembali disenggol pengendara motor yang tidak sabar menunggu lampu merah berganti menjadi hijau.

Bukan hanya mereka telah melanggar peraturan, tapi mereka seakan – akan tidak menyayangi orang yang mereka sayangi. Terlihat ketika seorang lelaki membonceng seorang ibu dan seorang anak menerobos lampu merah tanpa ada takut ada kendaraan lain yang menabrak mereka dari arah berlawanan.

Ubahlah mindset kita menjadi orang yang mempunyai pola pikir benar. Bahwa peraturan itu ada untuk ditaati bukan untuk dilanggar. Perubahan dimulai dari diri kita sendiri. Ketika banyak orang mulai sadar dengan peraturan yang berlaku, gue yakin kalo Jakarta gak akan macet. Dan berhenti mengeluh dengan kemacetan. Karena ketika kita sedang mengendarai sebuah kendaraan dan disana terjadi kemacetan. Disana juga kita telah menjadi penyebab kemacetan.

Mulai taat berlalu lintas, yuk !

Comment? Disini aja

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s