Uneg – Uneg Aja

Posted: 28 Oktober 2015 in Uncategorized
Tag:, ,

Lima tahun setelah kembalinya gue ke Jakarta, kota ini semakin terlihat kurang bersahabat. Tidak kuat, maka akan kalah. Mental pemenang-lah yang mampu tinggal di kota metropolitan seperti ini. Tidak kuat, tapi ingin bertahan? Bekerja menjadi bawahan-lah nasib kita.

Sangat sulit untuk mengeluarkan pendapat di kota Jakarta ini, apalagi kita bukan dari golongan terpandang. Beberapa bulan yang lalu -mungkin sekitar 5 atau 6 bulan-, gue mencoba memposting sebuah gambar dan ditujukan kepada Bapak Ahok dengan isi bahwa jalanan sekitar rumah gue rusak parah dan belum ada tindakan sama sekali dari aparat setempat. Dan baru beberapa hari ini diperbaiki. Ketika oknum pejabat tidak memperbaiki jalanan sekitar rumah gue, gue coba berpikir positif, mungkin pekerjaan mereka sedang banyak dan bukan hanya sekitar rumah gue yang jalanannya sedang rusak.

Seminggu kemudian sepulang dari kantor, gue mencoba pulang dari arah yang berbeda dari jalan biasa yang gue lalui. Dan disitu terjadi kemacetan parah, karena ada perbaikan jalan. Yang membuat gue kesal adalah jalan disana tidak terjadi kerusakan yang berarti, beda jauh dengan apa yang terjadi dijalanan sekitar rumah gue. Jalanan berlubang dan menganga, bahkan jika hujan turun maka lubang akan menjadi rata tertutup dengan air.

Begitu juga dengan kendaraan umum. Gue sebagai cowok yang sangat sulit menghafal jalan, sangat resah oleh keadaan kendaraan umum di wilayah DKI Jakarta. Kendaraan umum adalah salah satu transportasi bagi kaum pelupa jalanan. Bisa disupirin, duduk manis dan sampe tujuan.

Bis TransJakarta juga sudah banyak yang rusak dan cenderung beda tipis sama metro mini. Bis TJ yang sangat diharapkan mayoritas penduduk jakarta ternyata kurang mumpuni juga, kurang banyaknya armada bis membuat banyak para penumpang harus menunggu lama, dan belum sterilnya jalanan bis TJ membuat tidak ada bedanya bis TJ dengan bis lainnya.

Faktor sedikitnya armada bis TJ lah yang membuat banyak orang dengan leluasa lalu lalang di jalanan khusus tersebut. Kan ga mungkin kalo bis-nya banyak, orang dapat celah untuk masuk ke jalur khusus.

Comment? Disini aja

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s