Seperti Anak – Anak?

Posted: 26 Mei 2015 in Bagi - bagi Firman :D
Tag:, , , , , , ,
youre-being-very-childish

Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” (Matius 19:14)

Pernah sekali saya berselisih paham dengan teman lama saya, lalu dia mengatakan saya “Kamu, seperti anak-anak, tidak ada dewasa-dewasa nya.” Dan saya terima itu. Mungkin iya benar, begitu pikir ku.

Sekarang saya bekerja di salah satu Pre-School di Jakarta, setiap hari bertemu dengan anak-anak. Bermain, bercanda, bercerita, mengajar mereka dan kami yang bekerja disana lebih dituntut untuk bisa mengobservasi anak. So far so good lah sampai saat ini.. Ok cukup, bukan itu yang mau saya sharing kan. Hehehe

Anak-anak! Mereka sangat luar biasa. AWESOME!!

Saya sedikit suka mikir -kerja saya memang cuma mikir- dan suatu saat saya pernah bertanya kepada Tuhan, “Apa sih Tuhan istimewanya anak-anak, sehingga Engkau mengatakan bahwa orang-orang seperti anak-anak lah yang empunya kerajaan sorga?”

Saya yakin ini adalah salah satu cara Tuhan menjawab pertanyaan saya, begitu banyak hal yang saya belajar dari anak-anak setelah saya terjun kedunia anak-anak.

Mereka (anak-anak) itu JUJUR, mereka akan mengakui kesalahan mereka dan apa yang sedang mereka rasakan. Mereka TIDAK MUNAFIK, akan tertawa ketika mereka benar – benar happy dan akan menangis ketika hatinya sedih dan kesakitan. Mereka PEDULI dan SADAR dengan orang-orang sekitarnya. Mereka TULUS, ketika mereka mengatakan “Ms. I love you”, atau mengatakan kepada orang lain juga. Dan salah satu yang membuat saya kagum kepada anak-anak adalah soal PENGAMPUNAN!!!! Saat salah satu dari mereka menyakiti temannya, lalu ia merasa bersalah dan minta maaf. Si korban memaafkannya kemudian bermain dan tertawa bersama dan MELUPAKAN KESALAHAN SEBELUMNNYA. Dan mereka happy J J ketika esok hari bertemu kembali tidak ada yang berubah, mereka tetap teman. Ohhh GOD! How awesome they are…

Pendeta di gereja saya mengatakan untuk bisa MOVE ON , step pertama yang harus dilakukan adalah LET IT GO (kesalahan yg lalu). Karena satu kesalahan tidak bisa mendefinisikan seseorang itu. Menghakimi bukanlah hak manusia.

Terkadang kita yang mengatakan diri kita dewasa jauh lebih buruk dari anak-anak. Susah untuk mengakui perasaan yg sedang dialami, tidak terbuka, dan kita mengatakan mengampuni tetapi kita memberi label kepada seseorang ini – itu. ( Contoh: Aku sudah maafin dia tapi cukup tau lah, dia kan orang nya memang begini begitu, bla bla bla…..)

Saya belajar menjadi seperti anak-anak, karena saya rindu dan ingin menjadi orang-orang yang empunya Kerajaan Sorga.Thankyou LORD, Engkau membantu saya melihat… dan mengampuni

TUHAN YESUS MEMBERKATI

Jesus with Children

Penulis: Sortauli Purba https://www.facebook.com/auly.siiborupurba?fref=nf

Comment? Disini aja

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s