Curhat… curhat… curhat…

Posted: 30 Juli 2014 in Uncategorized

Gue bukan motivator, gue bukan konselor -walau ini ambisi gue sebenarnya-, gue juga bukan anak lulusan sarjana psikologi. Mungkin bagi banyak orang pekerjaan ini -motivator dan konselor- atau kejuruan itu -psikologi- yang bisa membantu seseorang dalam menyelesaikan masalah, padahal setiap masalah adalah tanggung jawab pribadi. Motivator atau konselor itu sebenarnya hanya orang yang mau setia mendengarkan setiap masalah seseorang tapi karena uang, karena itu memang pekerjaan mereka. Seharusnya, kita yang sudah hidup di era modern ini harus punya mental dan sikap seperti motivator dan konselor itu. Mendapatkan teman yang mempunyai sikap seperti motivator atau konselor memang agaklah sulit, karena itu tadi, tidak semua orang bisa menjadi pendengar yang baik dan bisa memberi arahan yang baik dan benar, malah dizaman ini banyak yang menjadi masalah setelah coba menyelesaikan masalah dengan teman, salah arahan, kurang peka terhadap masalah dan menjadikan masalah menjadi masalah.

Tapi, apa dengan kita mencurahkan hati maka masalah sudah selesai? Tidak !! Gue bilang sekali lagi, masalah dalam hidup ini adalah tanggung jawab pribadi, berarti diri sendiri yang harus menyelesaikannya.

Gue cuma anak lulusan sekolah menengah atas yang memang suka mendengar keluh kesah orang – orang galau disekitar gue, karena mendengarkan curahan hati mereka adalah pelajaran baru bagi gue untuk menghadapi setiap masalah. Walau gue kadang suka kesel sendiri menghadapi orang – orang ngeyel yang curhat, walau memang nggak semua begitu.

Dini hari ini gue mau nulis beberapa curhatan orang yang ngeyel dan siap menerima saran dan kritik.

Ngeyel I

“Gini Ndi, pacar aku udah lama gak ada kabar dan selalu sibuk dengan pekerjaannya”
“Kamu udah hubungi dia? Kamu tau dia kerja, tph dia kerja pasti buat masa depan kalian”
“Belum ;;). Iya sih ngerti kerja, tapi kan gak sampe lupa juga sama aku”
“Kamu terlalu gengsi untuk menanyakan kabar dia. Dia bukan lupa sama kamu tapi dia sedang mengejar impiannya”
“Tapi kan biasanya dia yang duluan ngehubungi aku”
“Itu biasanya, coba kamu yang menghubungo dia duluan mungkin jadi luar biasa”
“Tapi kan aku cewe masa aku yang ngehubungi dia duluan”
“Hey, mana yang katanya emansipasi wanita? Mungkin ini bukan hal emansipasi, tapi gak pernah salah cewe pertama kali menghubungi seorang pria”
“Tapi….

Untuk kasus ini dia sangat sulit menerima saran karena dia selalu kekeh dengan pendiriannya, tapi dia tetap bertanya walau sebenarnya jawaban itu sudah ada di otaknya. Coba saja setiap pertanyaannya ditanyakan di depan kaca, dan jawab sendiri, mungkin dia akan berdebat sendiri dengan gambar di kaca tersebut.

Ngeyel II

“Ndi, Aku bete….. banget hari ini,masa pas aku telfon pacar aku terus yang ngangkat cewe”
“Kamu tau itu siapa cewenya?”
“Nggak, aku udah bete, aku langsung matiin aja telfonnya”
“Lho. Harusnya tanya dulu dong”
“Aku udah bete Ndi, aku sms balesnya lama bilangnya lagi sibuk, kadang gak dibales juga tapi sekalinya ditelfon, lagi sama cewe. Kayanya aku mau putus aja deh Ndi”
“Kamu sayang sama dia?”
“Sayang”
“Trus kenapa mau putus?”
“Dia berubah banget sekarang”
“Dia Power Rangers apa bisa berubah? Hehe.. Kamu cinta sama dia?
“Cinta banget”
“Kenapa mau putus?”
“Ya dia udah gak kaya yang dulu”
“Kamu sayang sama dia?”
“Sayang banget Ndi”
“Kenapa mau putus?”
“Aku rasa dia udah gak sayang lagi sama aku”
“Tau darimana?”
“Filling aja”
“Pacaran itu berdua bukan sendiri, jangan cuma pikir perasaan sendiri tapi pikir juga perasaan dia”
“Tapi Ndi….

Untuk kasus ini dia juga sudah tau jawabannya, dia sayang sama pacarnya tapi tetap mau putus, hanya karena suatu yang tidak jelas dan dia hanya punya alasan buruk tentang pacarnya. Kalo diperpanjang curhatan dia ini bisa pegel tangan ngetiknya karena sampe 1 jam lebih telfonannya. Kalau pun dia putus pasti akan menyesal, udah tau punya rasa sayang tapi putus, bolak balik itu aja yang akan dia rasakan.

Mau terima saran dan Kritik

“Aku jd penasaran kamu bs putus, setiap manusia pasti punya kekurangan, tp hal apa yg membuat pasangan dewasa seperti kalian bisa putus hubungan”
“Aku ga tahan sama sikapnya dia”
“Sikap yg bagaimana? Bukannya itu yg harus dipelajari?”
“Dia suka bohong andi. Aku gak suka”
“Apa yg dia bohongi? Aku juga gak suka di bohongi, tapi banyak hal yang harus kita sikapi kenapa seseorang berbohong”
“Dia ga jujur tentang keadaan dirinya. Dia ngaku punya ini itu, tapi ternyata ga punya apa. Aku sedih aja kenapa dia sampe bohong kayak gitu. Dia pikir dengan dia bilang dia punya ini punya itu aku bakal mau sama dia? Enggak.. aku sayang sama dia tulus.. cuma aku gak ngerti kenapa dia bohong… aku gak suka dibohongin kayak gitu. Belum lagi dia hapus semua foto – foto kita di hape. Aku tanya knp di hapus? Dia bilang gak dihapus cuna dipindah ke laptop, nah baru ketauan sekarang dia gak punya laptop. Trus foto2 kita? Ternyata beneran di hapus. Aku punya feeling gak enak sama dia, setiap aku ambil hpnya, dia pasti mencet – mencet apa gitu dlu baru dikasih aku kayak menghapus sesuatu, aku gak suka liatnya. Klo emg ga ada apa – apa kan bisa langsung kasih aku,  gak usah isi kaget gitu. Pokoknya dia banyak bohong, belum lagi di facebook dia ngeadd cewek2 cantik. Aku nanya. Kamu kenal mereka? Ngapain ngeadd cewek2 kayak gitu. Dia bilang cm nambah kenalan dan dia gak kenal sama cewek itu. Coba pikir, siapa yang gak curiga, buat apa ngeadd cewek – cewek cantik yang kamu gak kenal, sedangkan kamu sendiri udah punya pacar. Di Path juga gitu, keulang lg kejadiannya kaya di facebook. Belum lagi keluargaku ga suka sm dia, gara – gara dia itu kalo udah ngomong sombongnya minta ampun bilang ini itu dan ternyata gak punya apa – apa, bullshit semua. Keluargaku gak suka. Apalagi dia blm kerja, setiiap pacaran aku terus yang bayarin. Alasannya, dia gak punya uang karena belum kerja.
Oke fine, aku sih gak masalah disuruh bayarin setiap pacaran, tapi dia cowok lho, gak gentle banget jadinya, masa aku terus yang bayarin. Belum lagi jiwanya keras. Ah banyak pokoknya Andi. But over all, dari segi perhatian,  kesabaran, aku jagoin dia. Dia emang baik, tapi ya tetep aja, aku gak suka dibohongin kaya gitu, belum lagi aku punya feeling kalo dia selingkuh, ya gitu deh pokoknya gak bagus buat dilanjutin sama dia”
“Dari ceritanya sih aku tau kenapa dia bohong dan bilang punya ini itu.
1. Dia minder sama keadaan dia sekarang, khususnya hal ekonomi, 2. Memiliki gengsi yang berlebihan, 3. Ada tekanan pergaulan yang mmbuat dia harus bohong supaya di anggap selevel dengan teman yg lain, 4. Temanan dengan banyak wanita di jejaring sosial, berarti mencari yang lebih dari kamu atau juga memang dia pengagum wanita, kadang ada cowo cuma suka aja lihat cewe cantik, gak selamanya pengen memiliki. Temen aku pernah bilang saat acara valentine di gereja. Jangan pernah ikuti perkataan dari mba – mba penjaga pom bensin, kita mulai dr 0 ya.
Aku rasa ga ada yg dimulai dari 0, saat kita mulai hubungan berarti kita harus sama – sama berjuang, kayanya perkataan ini yg lebih tepat “kita sama2 berjuang ya” jangan bilang “kita mulai dari 0″ nanti setiap ada masalah bilangnya mulai dari 0 terus. Berjuang bersama itu adalah hal yang indah saat menjalaninya, apalagi dalam hubungan ke tahap yg lebih serius, kalau kita tau pasangan kita lemah dalam hal ekonomi, kenapa gak bikin tabungan bersama, buat jajan bareng, smpe buat pernikahan nanti.Pacaran itu butuh komitmen, ambisi, sampai visi & misi berpacaran supaya mencapai pernikahan yang ideal dan ga ada kata perceraian”
“Ya ampun.. bijak banget Andi. Sayangnya aku gak suka sama cowok yang gengsinya berlebihan lho. Aku mau nyari yang biasa – biasa aja. Yap, mau gak mau emang harus nyari dari 0 lagi. Soalnya aku udah gak ada keyakinan sama dia”
“Kalo emang itu udah pilihan yang dipikir masak – masak sampai gosong mau diapain lagi. Tapi naikin sedikit tingkat kedewasaan kamu untuk memilih pria sebagai pasangan, karena biasanya cewe itu memilih pacar yang gak jauh dari mantannya dalam segala hal. Contoh: si A punya perhatian dan kesabaran yg luar biasa menghadapi kamu dan si B punya kejujuran dan sikap gentleman. Ketika kamu mau mencari sosok si C pasti kamu akan ingat dan pengen si C punya sikap yg sama kaya si A dan B.
Dan biasanya kamu akan tau masalah kamu kedepannya, tapi dibutakan oleh cinta. Saran dari aku ya lebih selektif lagi memilih pacar, jomblo lebih lama buat sesorang yg lebih hebat di depannya kenapa nggak kan?
Percaya saja sama prinsip ketuhanan. Kalau Tuhan sudah mempersiapkan yg terbaik untuk umatnya dalam segala hal, cuma bagaimana kepekaan kita terhadap pemberian Tuhan itu”
“Andi :'(”
“Kenapa? Aku ada yang salah perkataan?
“Huhuhu, nggak ada. Emang kata – kata yang begini yang aku perlu. Makasi ya pencerahannya”
“Masama”

Untuk kasus ini dia cukup dewasa untuk bersikap, dia juga tidak semerta – merta mengeluarkan kejelekan mantannya, mantannya juga punya sikap yang baik, walau pada akhirnya sikap baiknya terlalu minoritas dalam hubungannya dan terlalu banyak kesalahan yang dia lakukan. Kejujuran adalah hal paling penting dalam berhubungan, tapi dia melakukan itu, hal yang tepat yang dilakukan saat kejujuran tidak di tegakkan dalam suatu hubungan. Putus !!
Dia bisa menjelaskan setiap pertanyaan gue dalam bertanya, dan ada fakta disana.

Kamu mau curhat juga? Boleh kok. Free…!! =))

email ke:
merenungrenung(at)gmail(dot)com
Twitter: @HariandiLion_D
Fb: Hariandi LD Siahaan

Tapi biar enak sih ke email aja biar bisa panjang balesnya, hehehe
Kalo udah kirim email, mention gue di twitter atau wall di facebook biar bisa langsung gue bales curhatannya yak.

Comment? Disini aja

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s