Cinta Kasih Generasi Muda Bangsa

Posted: 25 Februari 2014 in Uncategorized

Dalam Judul ini gue membaginya menjadi 4 suku kata
Cinta/ Kasih: Sebuah rasa yang berlebih kepada sesuatu
Generasi: Masa orang – orang satu angkatan hidup
Muda: Usia (17th – 40th)
Bangsa: Kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunannya, adat, bahasa dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri

Jadi menurut gue,
Cinta Kasih Generasi Muda Bangsa adalah Rasa berlebih orang – orang berusia muda (17th – 40th) yang punya asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarah serta berpemerintahan sendiri.

Dalam fokus judul ini gue belah menjadi 2.

1. Cara mencintai dan.mengasihi sesama generasi (Markus 12: 31).
Dalam ayat ini kita di ajarkan untuk mengasihi orang lain seperti kita mengasihi diri kita sendiri.

Ini adalah pelajaran paling sulit. Pelajaran yang tidak ada masa berlakunya.

Contoh: Bertengkar dan tawuran. Hal 2 ini sering terjadi karena tidak ada kasih dalam hidupnya. Apa yang dirasakan seseorang ketika berhasil memukul satu dengan yang lain. Orang yang tidak memiliki kasih pasti akan bangga jika sudah dapat menyakiti satu sama lain. Contoh seperti ini adalah contoh orang yang tidak akan bisa mencintai bangsa karena untuk mencintai sesamanya saja tidak bisa.

Contoh lainnya adalah saling memberi. Simple tapi tidak semua orang bisa melakukan. Tapi kalau orang yang mempunyai kasih pasti bisa melakukannya. Contoh seperti ini baik dan bisa diyakini orang yang bisa saling memberi bisa juga mencintai bangsanya karena tidak ada rasa pelit dalam hidupnya. Apalagi untuk bangsanya sendiri!

Dalam mencintai atau mengasihi sesama ini juga perlu mencintai diri sendiri.
Bagaimana kita bisa mencintai atau mengasihi orang lain kalau kita tidak mengasihi diri sendiri, merokok contohnya. Banyak yang tahu bahwa merokok itu tidak baik. Bahkan dalam bungkus rokok pun tertulis bahaya dari rokok itu sendiri. Namun mereka tidak mengasihi tubuh yang telah diberi oleh Tuhan. Contoh untuk orang lain adalah diri kita sendiri.

2. Mencintai dan mengasihi bangsa

Bagaimana cara kita mencintai bangsa?

A. Ikut berpikir memajukan bangsa. Gue juga dulu males mikirin soal – soal negara, menurut gue ga penting. Ah, kan udah ada presiden, ada menteri, ada DPR, ada MPR. Ngapain gue mikirin negara ini? Kan tugas mereka dan sudah di gaji juga. Ternyata itu pemikiran SALAH. Penghuni negara ini adalah warga negara-nya dan itu termasuk gue sendiri. Kita sebagai warga negara harus peduli terhadap bangsa ini kalau bukan dari kita siapa lagi? Masa warga negara tetangga.

B. Berpartisipasi dalam hal kenegaraan. Misalnya, pemilu. Dalam pemilu kita bisa ikut menentukan pemimpin. Dalam hal ini juga kita harus berani percaya dalam suatu kepemimpinan. Bagaimana suatu bangsa jika seorang pemimpin tidak di percaya oleh rakyatnya sendiri. Sama saja jika kita punya pacar dan bagaimana jika pacar kita tidak percaya kepada kita, pasti banyak masalah dalam hubungan itu. Dan dari kepercayaanlah sang pemimpin bisa menjalankan tugasnya dengan baik namun hal penting juga harus di ketahui sang pemimpin. Hargai dan bertanggung jawab untuk kepercayaan yang telah diberikan oleh rakyat agar tidak ada kekecewaan dalam hubungan itu sendiri.

C. Cintai bangsa ini lewat perbuatan dan tindakan. Mungkin banyak orang pesimis untuk berbuat banyak dalam hal memajukan bangsa. Itu pemikiran kolot guys. Hal kecil pun sebenarnya bisa bermanfaat untuk bangsa. Misalnya, Hemat energi, mematikan lampu saat tidak digunakan, matikan kran air saat tidak digunakan, cabut charger handphone saat sudah selesai digunakan dan masih banyak contoh kecil lainnya dalam hal mencintai bangsa. Mungkin contoh diatas sepele namun banyak dari kita lalai dalam hal yang sepele. Dan sebab dari contoh diatas adalah besar, pasokan listrik akan bertambah. Ok, kita sekalian bayar listrik dan air. Tapi, apakah kita pernah berpikir darimana energi yang di dapat untuk mengaliri listrik tersebut dan bagaimana nasib warga yang belum terpenuhi listrik hanya karna kita tidak mau berhemat listrik. Efek dari hal ini juga membuat diri sendiri kesal, pemadaman bergilir misalnya. “Sial nih PLN, gue kan bayar ga pernah terlambat tapi kenapa listrik padam terus..!!!”
Ulah kita yang tidak berhemat dan kita juga yang merasakan dampaknya.

D. Berprestasi. Tunjukkan pada dunia bahwa bangsamu besar. Jangan malu.
Dalam hal ini kita tidak di tuntut untuk keluar negeri dan membawa bendera negara menjadi yang tertinggi. Tapi, kita dapat berprestasi dalam lingkungan sekolah atau kemasyarakatan juga termasuk dalam mencintai bangsa negara. Kenapa? Karena bangsa yang maju adalah rakyat yang pintar. Dari prestasi kita lah bangsa ini akan terlihat besar.

E. Takut akan Tuhan (Amsal 1: 7). Takut akan Tuhan adalah awal dari kita mempunyai pengetahuan. Semua akan sia – sia jika kita tidak ada rasa ketuhanan. Hal ini adalah Hal paling penting.

F. Punya Visi Tuhan (Amsal 29: 18). Orang yang memiliki Visi adalah orang yang terarah hidupnya. Sedangkan orang yang tidak mempunyai visi akan liar dan tidak akan punya tujuan hidup.

Teman – teman dalam menjalani hidup harus punya “Plan in Target”. Coba tulis planing teman untuk mencapai target agar hidup teman – teman lebih terarah.
Usahakan juga plan in target teman – teman adalah sesuatu yang besar, yang dapat mengubah dunia. Toh, tidak dosa kan mempunyai target besar. Bagaimana kita mempunyai target? Dari mimpi dan cita – cita teman – teman lah target itu tercipta.
Yuks mulai bermimpi, jangan takut. Mimpi ga bayar kokπŸ™‚
Bikin juga “Plan in Target” teman – teman agar hidup teman – teman lebih terarah (hari, minggu, bulan, tahun).

Small Complaint be a Transformer.

Jesus Bless Us :))

(Khotbah gue 22 Februari 2014 di COOL Youth (Community of Love) GBI Sukapura)

Komentar
  1. rosanovebrianawijaya mengatakan:

    like deh udah bisa ngisi khotbah sekarang yah hehehe

    Suka

Comment? Disini aja

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s