Sir yes Sir =)) (Siaran Radio Pertama)

Posted: 7 Februari 2014 in Uncategorized

“Lama banget lu bro kata Rudolf gue harus sampe kampung melayu jam setengah sepuluh nih..!!” Kata gue ke abang gue.
“Selow aja bro, nyampe kita” Jawab abang gue santai
“Dua puluh menit lagi ini”
“Iya iya…” Jawab abang gue sambil melaju kan motornya dengan keras.
Asik ngobrol di atas motor membuat kita terlena akan jalan yang kita tuju menjadikan kami kelewatan jalan.
“Udah dimana ini” Kata abang gue tiba – tiba tersadar.
“Lah ga tau gue”

“Ini jalan ujung nya dimana ya”
“Haha… mana gue tau. Cepetlah ga jadi siaran dah gua”
“Iya selow, jam setengah sepuluh kan? Abang lu ini kan MS Sejati bro. -Pekerjaan abang gue yang kerjaannya benerin mesin gesek dimana ada mesin geseknya. Jadi seakan – akan dia tau semua jalan.
“Udah jam berapa?”
“10 menit lagi bro”
“Nyampe kok kita”
Abang gue terus melajukan motornya tanpa henti dan Tuhan memang menyertai perjalanan kami. Sepanjang perjalanan lancar dan setiap melewati lampu lalu lintas semua lampu itu berwarna hijau kecuali ketika hampir sampai di terminal kampung melayu untuk bertemu Rudolf.
Saat lampu lalu lintas terakhir jam menunjukkan 21.25.
“Broo 5 menit lagi ini. Lampu merah ga bisa di percepat apa”
“Haha… Selow aja tepat waktu kok kita” Jawab abang gue meyakinkan.
Bunyi klakson mobil dan motor berbunyi di belakang motor kami padahal lampu dalam keadaaan warna merah dan ternyata lampu lalu lintas disana sedang rusak.
Melaju lah abang gue dengan kencangnya menuju kampung melayu dan tibalah kami pukul 21.28.
“Tuuhh 21.28. Lebih dua menit” Kata abang gue sambil melihat handphonenya.
“Keren dah. Ntar gue hubungi SBY buat pake lu jd ojeknya dia”
“Mana dia nya -Rudolf”
“Ituu.. yang di dalam mobil” Jawab gue sambil menunjuk mobil grand livina kepunyaan Rudolf. “Thanks ya bro”
“Okk…”

After that, naik lah gue ke mobil Rudolf dan di dalamnya sudah ada cewe yang gue tahu namanya Icha -Bukan sotoy tapi udah di kasih tau-
Kurang lebih dari 15 menit sampailah kita di stasiun radio RPK dan Rudolf memakirkan kendaraannya lalu kita naik keatas bersama – sama menuju ruang siaran.
Sebelum on air Rudolf memberitahukan tema dan ayat firman apa yang mau di berikan kepada para pendengar.

Well, waktunya ON AIR…!!!

“Hello… Hello… anak – anak muda” Begitu lah riuh di dalam ruang siaran. “Balik sama Gue Icha, gue Rudolf dan gue Dafen” Sambung para penyiar memperkenalkan nama masing – masing dari mereka.
“Sekarang kita ada di acara J Army… Sir Yes Sir” Sambut Icha membuka siaran dan para penyiar lainnya.
“Dan kita jg punya teman namanya siapa?” Tanya Icha sama gue.
“Andii…” Jawab gue sok iye
“Dan kita juga kedatangan teman yang impor nih. Hahaha…”
“Ok… Sekarang tema kita adalah True Love” Rudolf memulai acara siaran malam itu. “Apa sih True Love itu. Yuks kita buka Yohanes 3:16. Baca Dafen” Kata Rudolf kepada Dafen. “Dan coba kita buka lagi di ayat Yohanes 1:1. Dan silahkan Andi baca” Rudolf mempersilakan gue untuk membaca.
” Yohanes 1:1Β  Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.”
” Dan coba baca lagi Ndi di Yohanes 1:14 nya”
” Yohanes 1:14  Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran”.

“Ok itu ayat yang telah di bacakan Dafen dan Andi….” Panjang Rudolf menjelaskan.

Well, ini adalah kesempatan pertama gue masuk ke ruang siar. Dan gue emang nervous. Masuk ke tema dan mulai berbincang – bincang ya walau gue hanya dapat sedikit berkata – kata tapi gue percaya tidak ada yang sia – sia dalam melayani Tuhan sekalipun itu lewat siaran radio.
Hanya ikut tertawa riang tapi gue merasa ini sebuah kesenangan. Walau porsi gue hanya sebagai penambah riuh suasana saat siaran malam itu.

Gue yang memang sangat amat senang ketika Rudolf mengajak untuk ikut siaran radio dan ini adalah sebuah kesempatan dari kesenangan pribadi sekaligus dapat melayani Tuhan. That COOL meennπŸ™‚.

Sampai pukul 22.30 wib sebelum (yang di rencanakan) Benny dan Nahi team dari “Rise UP” Indonesia di perkenalkan kepada para pendengar untuk membicarakan apa kegiatan rencana mereka untuk anak muda, datanglah seseorang yang kalau mereka panggil itu Abang Avreldo. Laki – laki berbadan gemuk, kulit berwarna coklat dan gue perkirakan ini adalah seseorang Batak. Abang ini duduk sebelah gue yang tadinya diisi oleh Dafen dan dia mulai berbicara kepada para pendengar dengan sebuah notes yang telah di tulisnya disebuah tab. Panjang lebar dia berbicara dengan sapaan, ayat firman Tuhan dan sedikit penghakiman -bagi yang merasa-

Awalnya hati gue agak tertegun dan gue juga sedikit merenung saat dia berbicara di hadapan microphone dan handsfree di telinganya. Dia mengatakan bahwa J Army akan di gantikan dengan acara lain. Dengan ini bahwa J Army tidak akan siar lagi di awal Maret 2014.

Dalam perenungan gue adalah kok begini amat ya baru pertama kali ikut siaran eh acaranya langsung mau di Cut.
Apakah ini dosa gue? Ah ngga lah yaa. Orang kata Abang itu supaya anak – anak muda bisa move on dan mengarah kekeluargaan.

Apa ini siaran gue yang pertama dan terakhir?
Berharap sih ngga karna gue seneng dengan hal – hal seperti ini.

Dan akhir kata gue ucapin THANKS buat Papi Yesus Kristus atas kehidupan ini, buat Rudolf yang udah mau ngajakin gue mencoba dunia siaran dan memberikan gue kesempatan yang mungkin orang lain belum punya kesempatan, buat Icha dan Dafen thanks untuk waktu yang singkat itu, buat Benny semangat melayaninya, dan buat Nahi…. Pin BBM nya berapa? Eh eh ngaco. Buat Nahi juga keren pelayanannya udah jauh – jauh dari Korea untuk memberkati anak – anak muda Indonesia khususnya Jakarta, buat Abang yang itu semoga acara yang lain itu bisa maju dan terus memberkati para pendengar setia RPK 96.30 FM.

Sekian dari gue…. Wasalamlambungnaik waromatuadohotnamboru.

Terima kasih =))

Oiya lupa, gue punya pepatah. Begini bunyinya “Ada pertemuan dan ada perpisahan. Pertama kali siaran langsung acaranya udahan”

Huhuhu….

Comment? Disini aja

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s